Menurut Kantor Berita ABNA, Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzama Sayid Ali Khamenei menyerukan umat Islam di seluruh dunia untuk tetap waspada terhadap konspirasi rumit musuh. Hal tersebut disampaikan dalam khutbah pertama beliau pada hari raya Idul Fitri pada Ahad (19/8) sebagaimana dilaporkan IRNA. "Perkembangan dunia Islam unik dan mengejutkan. Transformasi ini memetakan perjalanan negara-negara Muslim di masa depan, " Ungkap Ayatullah Khamanei. Dalam khutbah pertama, Rahbar mengucapkan selamat atas datangnya hari raya Idul Fitri dan menyinggung keagungan bulan suci Ramadhan yang telah berlalu. Terkait peringatan Hari Quds Internasional, Ayatullah Khamenei menandaskan,tak diragukan lagi gerakan besar ini memiliki pengaruh besar bagi dunia Islam. Di bagian lain khutbahnya Ayatullah Khamenei juga memuji tingginya tingkat partisipasi rakyat Iran dalam pawai akbar Hari Quds Sedunia dalam rangka mendukung bangsa Palestina melawan kekejaman rezim Israel. Beliau menandaskan bahwa bangsa Iran telah mendemonstrasikan gerakan "brilian" pada Hari Quds Sedunia di Jumat terakhir bulan Ramadan serta dalam mendukung bangsa tertindas Palestina yang kini telah menjadi isu "mendasar dan penting" dunia Islam. "Tidak diragukan lagi, langkah yang proporsional dan tepat waktu ini akan berpengaruh besar bagi dunia Islam," tutur Rahbar. Beliau juga menekankan para pejabat tinggi negara-negara Islam memikul tanggung jawab berat dalam hal ini dan diharapkan mereka dapat melaksanakan tugas-tugasnya. Jutaan warga Iran berpartisipasi dalam pawai akbar Hari Quds Sedunia di Tehran dan di lebih dari 550 kota besar dan kecil Jumat (17/8) dalam rangka mendukung perlawanan anti-Zionis bangsa Palestina. Hari Quds Sedunia ditetapkan oleh Imam Khomeini pada tahun 1979, di hari Jumat terakhir bulan Ramadan. Seluruh umat Islam dunia pada hari tersebut berunjuk rasa untuk menyerukan solidaritas mereka dengan bangsa tertindas Palestina. Beliau menambahkan, tahun ini bangsa-bangsa Muslim khususnya di negara-negara Islam yang telah bangkit, masuk ke barisan untuk membela Palestina dan Insya Allah gerakan ini akan terus berlanjut. Ayatullah Khamenei menilai demonstrasi di Hari Quds Internasional sebagai darah baru yang mengalir di nadi umat Islam. "Mengingat musuh terus berupaya supaya umat Islam melupakan Palestina, maka unjuk rasa di Hari Quds memiliki arti yang mendalam," tuturnya. Ayatullah Khamenei menyebut AS dan rezim Israel sebagai musuh negara-negara Muslim seraya memperingatkan kekeliruan dalam mengalisa dan memahami perkembangan yang terjadi. Musuh setiap hari semakin memperumit plot mereka terhadap umat Islam Ayatullah Khamenei menambahkan, bahwa musuh belum mampu menghadapi tekad umat Islam seraya menyatakan optimismenya bahwa pejabat negara-negara Islam akan mengambil langkah-langkah yang tepat seperti sebelumnya. Rahbar menegaskan bahwa era baru telah dimulai dan bahwa dunia Islam sedang menghadapi situasi baru, yang akan mempengaruhi kehidupan semua bangsa di dunia. "Perkembangan yang akan menentukan perjalanan dunia Islam di masa mendatang ini dengan karunia Allah Swt akan terus berlanjut," tandasnya. Lebih lanjut, Ayatullah Khamenei menegaskan bahwa musuh-musuh umat Islam berusaha menggagalkan perkembangan ini dengan menerapkan berbagai trik rumit dan mengerahkan semua kekuatan yang dimiliki, tetapi bangsa-bangsa Muslim akan menggagalkan semua konspirasi mereka. Rahbar juga menekankan perlunya untuk memahami mendalam setiap peristiwa dan menjauhi kesalahan dalam menganalisa transformasi saat ini. Menurut Ayatullah Khamenei, segala bentuk gerakan AS, rezim Zionis dan para pemimpin rezim-rezim arogan di mana pun saja, tak diragukan lagi, gerakan itu salah dan batil. Kehati-hatian dalam melihat fakta akan mencegah kesalahan dalam menganalisa. Di bagian lain khutbahnya, Rahbar menuturkan bahwa gempa bumi yang melanda wilayah Provinsi Azerbaijan Timur dan menyebabkan meninggalkan ratusan warga merupakan peristiwa pahit. "Semua orang sedih atas bencana ini," imbuhnya. Ayatullah Khamenei berharap semua dampak dari peristiwa itu akan segera hilang mengingat saat ini pemerintah dan semua pihak terus berusaha membantu para korban dan merekonstruksi infrastruktur dan rumah-rumah mereka.
20 Agustus 2012 - 19:30
Kode berita: 338294
Ayatullah Khamenei menyebut AS dan rezim Israel sebagai musuh negara-negara Muslim seraya memperingatkan kekeliruan dalam mengalisa dan memahami perkembangan yang terjadi. "Musuh setiap hari semakin memperumit plot mereka terhadap umat Islam," Ugkapnya.